Pertemuan Megawati-Prabowo Terkendala Faktor Jokowi

admin
2 Min Read

Ciptawarta.com JAKARTA – Pengamat urusan politik Emrus Sihombing menilai belum terwujudnya pertemuan antara Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan juga Presiden Prabowo Subianto lantaran faktor Joko Widodo (Jokowi). Emrus meninjau adanya keuntungan apabila konferensi dua tokoh bangsa yang dimaksud terwujud.

Penilaian itu diungkapkan Emrus di inisiatif Interupsi bertajuk “Menanti Jamuan Nasi Goreng Prabowo-Mega” yang tersebut disiarkan di tempat iNews, Kamis (16/1/2025).

“Boleh jadi dikarenakan itu (faktor Jokowi menimbulkan rapat Mega-Prabowo belum terlaksana), akibat bagaimana pun historical-nya kita lihat ada gangguan. Kalau itu dibuat jadi suatu pemikiran, saya kira mampu dibenarkan,” terang Emrus.

Apalagi, kata Emrus, ada fenomena tabrak aturan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Terlepas dari itu, ia menilai seharusnya Prabowo mementingkan PDIP daripada Jokowi.

“Saya mengungkapkan bahwa, bagi Prabowo lebih tinggi penting PDIP jika dibandingkan dengan sosok Jokowi,” katanya.

Menurutnya, antara PDIP dan juga Prabowo itu saling membutuhkan. Ia menilai, tak ada pihak yang tersebut saling diuntungkan dari pertemuan Megawati-Prabowo.

“Andaikan ada pertemuan, ada kesepakatan kebijakan pemerintah antara Megawati dengan Prabowo diuntungkan. Jadi dua-duanya sebanding diuntungkan,” tandasnya.

Sebelumnya, rencana pertemuan Prabowo Subianto serta Megawati Soekarnoputri disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani. Bahkan, Muzani berharap rapat kedua tokoh negara itu bisa saja berlangsung pada bulan ini.

“Saya berdoa mudah-mudahan mampu bulan ini, makin cepat, makin bagus,” kata Muzani yang digunakan menjadi perantara rapat Prabowo-Megawati ketika ditemui di dalam Kompleks Parlemen, Senayan, Ibukota Indonesia Pusat, Rabu (15/1/2025).

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *